(1) Mendirikan tiang
① Tinggi tiang Ketinggian maksimum tiang adalah tinggi dari tanah ke panel atap dikurangi ruang operasi antara bagian atas tiang dan panel atap serta tinggi bantalan tempat tiang dipasang. Ketinggian minimum harus memenuhi persyaratan ketinggian pengangkatan.
② Posisi tiang Karena tiang harus dipasang pada pusat gravitasi derek jembatan di antara dua balok utama troli, troli harus diimbangi, dan tiang juga harus menyimpang dari garis tengah bangunan pabrik. . Offset harus ditentukan dengan perhitungan berdasarkan bobot mati troli, bobot mati troli dan jarak offset troli.
③ Perawatan bagian bawah tiang Bagian bawah tiang harus dipadatkan dan diratakan, dan dua atau lebih lapisan bantalan harus dipasang. Jika perlu, rel atau balok-I dapat ditambahkan di antara dua lapisan bantalan. Area peletakan harus ditentukan dengan perhitungan berdasarkan ketahanan tanah untuk memastikan bahwa tanah dapat menahan tekanan aksial tiang.
④ Metode pemasangan tiang Tiang dapat dipasang dengan mobile crane, yang cepat dan aman. Tiang juga dapat dipasang dengan menggunakan kaki banteng balok derek di gedung pabrik, atau dengan tiang bantu. Saat menggunakan braket balok derek untuk memasang tiang, braket balok derek harus diperiksa paksa untuk memastikan bahwa gaya horizontal tidak melebihi 1/20 dari jumlah berat angkat terukur dan kapasitas troli derek jembatan dengan beban angkat maksimum dalam rentang ini.
Saat memasang tiang, tali pengikat tiang harus diikat sementara ke tali bawah rangka atap dekat tiang terlebih dahulu. Setelah tiang diangkat ke posisi yang ditentukan, semua tali pengikat harus segera diikat ke bagian atas tiang dan dikencangkan di tanah. Jika beberapa tali pengikat mengangkat atau secara diagonal menarik tali pengikat rangka atap setelah diberi tekanan, tali pengikat sementara harus digunakan untuk menarik tiang, dan tali pengikat tetap harus diatur ke posisi yang sesuai sebelum melonggarkan tali pengikat sementara.
⑤Menggantung kelompok katrol dan memasang winch Untuk derek jembatan berukuran kecil dan sedang, dua kelompok katrol umumnya dapat digantung dan dua derek dapat digunakan untuk mengangkat. Jarak antara lokasi pemasangan winch dan bagian tengah tiang harus lebih besar dari panjang tiang. Winch dapat dipasang di dasar kolom di pabrik, tetapi balok kayu harus ditempatkan di tempat pengikatan untuk perlindungan.
(2) Merakit troli dan memuat troli. Balok dan troli derek jembatan diangkut ke posisi pengangkatan untuk perakitan. Setelah troli terpasang, troli diletakkan pada jalur troli dan diikat kuat pada troli.
(3) Mengikat balok troli. Untuk derek jembatan dengan berat di bawah 50t, hanya diperlukan dua set kelompok katrol. Umumnya, metode pengikatan silang digunakan. Caranya adalah: lug pengangkat tiang menghadap ke ujung balok jembatan derek. Kelompok katrol pengangkat digantung, dan tali lari melewati katrol tetap di bagian atas tiang dan turun dari tiang ke katrol pemandu di bagian bawah untuk menuju ke winch. Tali lari mengadopsi metode berurutan. Pada salah satu sisi troli digunakan tali pengikat untuk menyilangkan bukaan kedua rambu pada jalur balok untuk mengikat, sehingga tali pengikat ditempatkan secara horizontal membentuk bentuk "∞", yang biasa disebut dengan "8". metode pengikatan.
Jika ketinggian efektif tiang tidak mencukupi, katrol penggerak kelompok mobil lengan derek dapat diikat di dalam balok troli, dan balok melintang dipasang di bagian atas balok troli. Kedua ujungnya diikat dengan sling, dan sling tersebut dililitkan pada bagian bawah balok untuk mengikat katrol yang bergerak.
(4) Uji coba pengangkatan
Angkat derek jembatan 0.3-0.5m dari tanah. Jika tidak ada kelainan setelah 10 menit, lakukan uji derek jembatan goyang untuk memeriksa keandalan winch, tiang, tali pengaman, dan jangkar. Jika semuanya normal, lanjutkan mengangkat.
(5) Pasang ruang operasi
Angkat derek jembatan sekitar 2,5 m di atas permukaan tanah, letakkan tumpukan bantalan di bawah derek, biarkan derek bertumpu pada tumpukan bantalan, lalu pasang ruang operasi di atas balok. Setelah memasang ruang kendali, sesuaikan posisi troli. Posisi ini ditentukan dengan perhitungan untuk mencapai keseimbangan pada kedua sisi titik angkat tiang. Kemudian derek diangkat agak jauh dari tumpukan bantalan, dan posisi troli diatur dengan hati-hati. Setelah memastikan keseimbangan tercapai, troli dipasang kembali, dan fasilitas pengangkat lainnya diperiksa. Setelah dipastikan aman dan andal, pengangkatan dapat dilakukan dengan cara mengangkat.







